Kontrol Dalam Building Automation System

building automation systemMasalah desain utama building automation system untuk bangunan baru dan yang sudah ada adalah tingkat kontrol yang disediakan oleh building automation system. Masalah ini ditangani secara berbeda untuk bangunan baru daripada retrofits building automation system di bangunan yang ada:
Bangunan baru Peralatan HVAC sering dikemas dengan kontrol suhu yang disediakan oleh produsen peralatan. Dalam banyak kasus, kontrol ini merupakan bagian penting dari peralatan dan tidak dapat dilepas (misalnya, kontrol operasi dan kontrol keselamatan boiler dan chiller).

Dalam hal ini, building automation system masih bisa memberikan sejumlah kontrol yang akan meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bangunan. Sebagai contoh, building automation system biasanya menyediakan chiller, pump, dan cooling tower staging untuk tanaman dengan beberapa chiller. building automation system juga dapat mengatur ulang parameter operasi chiller dan memantau kondisi operasi chiller lainnya. Perhatikan bahwa produsen boiler dan chiller terkadang menyediakan sistem kontrol “pusat tanaman” mereka sendiri. Ini biasanya tidak disarankan karena mengurangi kemampuan building automation system untuk melakukan kontrol hemat energi dan menyediakan diagnostik.

Kontrol yang disediakan oleh produsen untuk peralatan lain (misalnya, unit penanganan udara [AHU], unit atap, dan kotak volume udara variabel (VAV) biasanya opsional. Keuntungan menggunakan kontrol yang disediakan oleh produsen adalah mengurangi biaya proyek dan seringkali dapat memberikan kontrol yang lebih baik (karena kontrol dirancang di sekitar peralatan). Kelemahannya adalah bahwa koneksi protokol komunikasi ke peralatan ini akan dibutuhkan untuk sepenuhnya membiarkan building automation system melakukan kontrol pengawasan hemat energi dan memberikan diagnosa. Bahkan dengan koneksi komunikasi ini, kontrol pabrikan terkadang tidak memungkinkan building automation system untuk secara memadai melakukan kontrol pengawasan yang diperlukan. Karena itu, banyak desain melibatkan instalasi ground-BAS pada komponen sistem HVAC.

Bangunan yang ada Bangunan yang ada dengan kontrol konvensional yang lebih tua (misalnya, kontrol pneumatik dan / atau elektronik) menghadirkan tantangan desain yang berbeda. Perangkat keras yang ada mungkin membatasi sejauh mana building automation system dapat menyediakan kontrol sistem. Tantangan ini disebabkan oleh pembayaran kembali yang terkait dengan biaya penggantian kontrol konvensional versus manfaat penghematan energi yang disediakan oleh building automation system. Sebagai aturan umum, penggunaan building automation system untuk mengganti kontrol konvensional yang ada untuk peralatan pusat (misalnya, boiler, pendingin, dan AHU) biasanya menghasilkan pengembalian penghematan energi singkat (di bawah lima tahun).

Di sisi lain, mengganti kontrol konvensional (biasanya termostat pneumatik) pada peralatan HVAC terminal (biasanya kotak VAV atau gulungan reumatik) biasanya melibatkan pembayaran penghematan energi yang dapat berada dalam kisaran 10 sampai 20 tahun. Perhatikan bahwa kenyamanan penghuni bangunan yang meningkat dan kemampuan yang ditingkatkan untuk memantau, memahami, dan mendiagnosis kerusakan pada sistem HVAC seringkali memberikan nilai di atas dan di luar penghematan energi yang ditawarkan building automation system.
Secara umum, BAS yang menyediakan DDC penuh menawarkan lebih banyak keuntungan daripada sistem yang menggunakan kontrol yang disediakan oleh produsen atau bergantung pada kontrol konvensional yang lebih tua.
Gambar 4: panel panel kontrol digital langsung
Panel ini mengendalikan unit penanganan udara yang besar.

Protokol Komunikasi
Dua pilihan komunikasi utama tersedia: proprietary dan open (atau standar).
Protokol komunikasi proprietary. Beberapa produsen BAS menggunakan protokol proprietary yang hanya bisa berkomunikasi dengan peralatan kontrol mereka sendiri. Protokol ini juga dapat digunakan pada kontrol produsen peralatan HVAC bahwa, dengan izin eksplisit dari produsen BAS, dirancang untuk berkomunikasi dengan BAS. Sistem proprietary memungkinkan kompatibilitas mundur atau maju dengan generasi peralatan dari pabrikan yang sama, namun tidak memungkinkan interkomunikasi siap pakai dengan merek BAS lainnya.

Banyak produsen menjual perangkat gateway, yang mengubah satu protokol komunikasi ke protokol lain untuk meningkatkan kompatibilitas komponen mereka dengan komponen produsen lainnya, namun gateway ini mahal harganya.
Sistem yang mengandalkan komunikasi proprietary dengan cepat menghilang dari pasar. Karena sistem proprietary tidak berkomunikasi dengan sistem lain, pilihan pengguna untuk perluasan building automation system terbatas. Pilihan juga dikurangi untuk pembelian peralatan baru, yang membatasi daya tawar pengguna. Namun, sistem proprietary memang menawarkan keuntungan dari satu sumber tanggung jawab saat ada masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *